Electrical & Energy Monitoring
Jadikan data kelistrikan sebagai dasar keputusan operasi dan efisiensi.
PowerWatch memusatkan data meter, feeder, beban, energi, power quality, dan event kelistrikan untuk memberi visibility pada konsumsi, utilisasi, dan anomali.
Masalah yang ditangani
Mulai dari kebutuhan operasional.
1
Tagihan energi tanpa breakdown
Sulit mengetahui area, mesin, atau periode yang mendorong konsumsi.
2
Gangguan listrik sulit dikorelasikan
Event kelistrikan perlu dibandingkan dengan tren proses dan peralatan.
3
Kapasitas tidak terlihat
Load profile dan demand belum dimanfaatkan untuk perencanaan dan optimasi.
Apa yang diterima
Monitoring layer yang dapat berkembang.
Energy & load dashboard
kW, kWh, demand, current, voltage, power factor, dan parameter meter yang tersedia.
Power quality visibility
Trend/event berdasarkan kemampuan meter: frequency, imbalance, THD, sag/swell atau parameter terkait.
Analytics & alert
Threshold, load pattern, baseline, anomaly review, dan reporting berbasis data.
Operational Overview
Status koneksi
24/24
Edge onlineAlarm aktif
3
Perlu reviewTren parameter proses / aset
PowerWatch tidak menggantikan protection relay, metering revenue-grade, atau power quality analyzer tersertifikasi jika fungsi tersebut diwajibkan.
Use case
Contoh penerapan
Plant utilitiesMonitoring feeder, transformer, MCC, dan pusat beban.
Building & facilitySub-metering, tenant/area consumption, demand profile.
Solar / DERGeneration, import-export, inverter/meter telemetry, performance trend.
Energy improvementBaseline, before-after, peak demand, dan opportunity tracking.
Implementasi
Dari assessment ke scale-up.
1. AssessObjective, asset, signal, network, risk.
2. DesignSensor, gateway, protocol, data model.
3. PilotInstalasi, dashboard, alert, validation.
4. ReviewData quality, usability, findings, ROI.
5. ScaleTambah asset/site dan workflow.
Mulai dengan pilot yang terukur.
Definisikan baseline, KPI, acceptance criteria, dan keputusan scale-up sebelum implementasi luas.